|
Dalam rangka lebih mendorong pelaku ekonomi khususnya sektor UMKM, Bank BPD DIY melalui Kredit Mikro Makaryo di tahun 2010 dan tahun yang akan datang akan lebih memacu memberikan perhatian yang lebih intensif pada para pedagang retail di pasar-pasar tradisional di seluruh wilayah Provinsi DIY.
Kredit Mikro Makaryo merupakan salah satu produk spesifik Bank BPD DIY yang diluncurkan pada pertengahan tahun 2003 merupakan produk perkreditan yang berfokus kepada para pedagang di pasar-pasar, dengan proses yang cepat, persyaratan mudah dan sistem angsuran yang dilakukan secara jemput bola oleh petugas khusus, mendapat sambutan yang antusias oleh para pedagang di pasar-pasar tradisional itu. Hal itu terbukti, bahwa produk spesifik ini dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan baik dari jumlah nasabah maupun jumlah kredit yang dikucurkan. Bila pada akhir tahun 2003 jumlah nasabah baru mencapai sejumlah 1.099 nasabah, pada akhir 2009 ini mencapai 6.776 nasabah, sedangkan plafond kredit yang dikucurkan pada akhir 2003 baru sebesar Rp. 4, 75 Milyar maka pada akhir tahun 2009 kemaren mencapai Rp. 66,28 milyar. Sedangkan jumlah pasar tradisional yang telah digarap bila sampai akhir tahun 2004 baru sejumlah 42 pasar, pada akhir 2009 telah mencapai 98 pasar.
Mengacu pada capaian hasil yang telah ditunjukkan itu, kedepan kredit mikro makaryo ini bukan saja merupakan andalan tetapi lebih dari itu, bahwa kredit mikro makaryo ini akan dikembangkan dengan lebih dahsyat, dimana manajemen akan menambah petugas-petugas baru khusus mikro makaryo untuk lebih memperkuat armada. Demikian antara lain yang disampaikan Direktur Utama Bank BPD DIY Supriyatno dalam pertemuan ramah tamah dan dialog langsung jajaran Direksi Bank BPD DIY dengan semua petugas mikro makaryo semua kantor cabang Bank BPD DIY yang diselenggarakan di kantor pusatnya Jl.Tentara Pelajar 7 sabtu 30/1/2010 .
Dalam bagian lain Supriyatno juga mengajak semua petugas mikro makaryo untuk menjaga integritas dan dedikasinya, karena manajemen juga akan berusaha keras untuk memberikan perbaikan-perbaikan antara lain dibidang pemantapan organisasi mikro makaryo, jenjang karier kedepan dll.
Dialog terbuka antara petugas mikro makaryo dengan jajaran Direksi, merupakan upaya yang dilakukan Direksi dalam rangka menyerap aspirasi langsung dari petugas mikro makaryo yang bertugas dilapangan . Acara tersebut berlangsung dengan sangat dinamis dan terbuka, para petugas mikro makaryo berkesempatan menyampaikan secara langsung pemikiran, usulan maupun uneg-unegnya kepada Direksi. |