Surakarta, 16 April 2026 – Di tengah dinamika ekonomi yang kian menantang, PT Bank BPD DIY kembali menegaskan kiprahnya. Dalam ajang The Asian Post Regional Champion Forum 2026, Bank BPD DIY diganjar penghargaan bergengsi Kinerja Keuangan Tahun 2025 dengan predikat “Sangat Baik”. Pengakuan ini bukan sekadar simbol, melainkan cermin konsistensi bank daerah ini dalam menjaga performa sekaligus menggerakkan denyut ekonomi regional.
Penghargaan dari The Asian Post, grup media Infobank yang bekerja sama dengan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, di Alila Hotel Solo, Kamis (16/4).
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif yang patut disyukuri. Kepercayaan dari para pemangku kepentingan, menurutnya, menjadi fondasi utama keberlanjutan kinerja perseroan. “Penghargaan ini merupakan penilaian independen atas kinerja kami. Namun, ini bukan titik akhir. Tantangan ke depan semakin kompleks dan menuntut kehati-hatian serta strategi yang lebih adaptif,” ujarnya.
Santoso tidak menampik bahwa tahun 2026 membawa lanskap yang lebih dinamis. Gejolak global hingga ketidakpastian nasional berpotensi menekan ekonomi daerah. Namun, di situlah Bank BPD DIY melihat peluang. Sebagai BUMD, perannya tidak lagi sekadar menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga menjadi bagian dari solusi pembangunan, salah satunya melalui keterlibatan aktif dalam pembiayaan proyek daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
“Ketika fiskal terbatas, pembangunan tidak boleh berhenti. Di sinilah kami hadir, mencari terobosan agar tetap tercipta aktivitas ekonomi yang berdampak luas dan berkelanjutan. Penguatan transaksi digital juga menjadi kunci dalam mempercepat sirkulasi ekonomi, sekaligus membuka ruang pendanaan yang lebih aman dan terukur,” ungkap Santoso.
Kinerja keuangan Bank BPD DIY hingga Desember 2025 memperkuat optimisme tersebut. Total aset tahun 2025 tercatat sebesar Rp22,211 miliar atau tumbuh 8,73 persen secara tahunan. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) menembus Rp15,088 miliar atau naik 10,60 persen. Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp11,618 miliar atau tumbuh 3,59 persen.
Bagi Bank BPD DIY, penghargaan ini menjadi pemantik, bukan penutup. Santoso memastikan seluruh insan perseroan akan terus melangkah lebih agresif, namun tetap terukur. “Harapannya, capaian ini menjadi energi baru untuk menghadapi ketidakpastian yang semakin kuat, sekaligus mendorong kinerja yang lebih tinggi ke depan,” tandasnya. (***)